Rupiah Masih Stabil Di Posisi 511

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di perdagangan pasar spot hari ini, setelah menguat 2 hari beruntun.

foto : Timur Media

Pada Kamis (17/9/2020), US$ 1 dibanderol Rp 14.820/US$ di pasar spot. Rupiah melemah 0,03% dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin. Sebelumnya, di pembukaan perdagangan rupiah menguat 0,3% di Rp 14.780/US$

Bank Indonesia ( BI) masih mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days (Reserve) Repo Rate (BI-7DRR) di level 4 persen. BI juga mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,25 persen dan suku bunga lending facility sebesar 4,75 persen. Hal itu disetujui dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang berlangsung pada 16-17 September 2020.

Rupiah Dekati Rp15 Ribu per Dolar AS.
foto : Fakta Indonesia News

Dengan mempertimbangkan evaluasi secara keseluruhan, Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 16-17 September 2020 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI-7DRR sebesar 4 persen,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi video, Kamis (17/9/2020). Perry menuturkan, keputusan ini konsisten dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah inflasi yang diperkirakan akan tetap rendah. Tercatat, nilai tukar rupiah hingga 16 September 2020 tercatat depresiasi sebesar 1,58 persen secara point to point (ptp) dibanding akhir Juli 2020. Dibanding akhir Desember 2019, kurs rupiah sudah terdepresiasi sebesar 6,24 persen.

foto : Redaksi IndoGo

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.835 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini.Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,037 poin atau 0,04 persen ke level 93,251 pada pukul 14.54 WIB.

Sumber Bisnis.com, Kompas.com

Loading

You cannot copy content of this page