6 Orang Tewas dalam Ledakan Pabrik Bola Golf Pingtung

Foto : Taiwan News

Kebakaran yang disusul ledakan di pabrik bola golf di Kota Pingtung telah menewaskan 6 orang dan melukai lebih dari 100 orang, dan lima orang masih hilang.

Sekitar pukul 17.30. pada Jumat malam (22 September), kebakaran terjadi di pabrik bola golf yang dioperasikan oleh Launch Technologies Co. Ltd., di Pingtung Science Park. Pada Sabtu pagi (23 September), Pemerintah Kabupaten Pingtung mengonfirmasi tiga petugas pemadam kebakaran tewas, dua pegawai tewas, lima orang masih hilang (empat pekerja dan satu petugas pemadam kebakaran), dan 102 orang luka-luka, 100 di antaranya dirawat di rumah sakit, lapor Newtalk.

Pada siang hari, jenazah orang hilang yang diyakini adalah seorang karyawan berusia 48 tahun bermarga Lin (林) ditemukan di reruntuhan pabrik, lapor Liberty Times. Dengan demikian, jumlah korban tewas kini menjadi enam orang, termasuk petugas pemadam kebakaran dan karyawan pabrik.

Ketika kelompok pertama petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan mulai menyemprotkan air ke api, terjadi ledakan, menewaskan tiga petugas pemadam kebakaran dan melukai lainnya. Setidaknya empat petugas pemadam kebakaran dan tiga karyawan terjebak setelah sebagian pabrik runtuh akibat ledakan tersebut.

Karena bahan-bahan yang mudah terbakar di dalamnya, api terus membesar. Departemen Pemadam Kebakaran Pingtung yang dikutip oleh CNA mengatakan bahwa alkana dan gas alam kemungkinan besar ada di dalam pembangkit tersebut.

Pemadam kebakaran yakin gas tersebut menyala ketika petugas pemadam kebakaran mulai menyemprotkan air ke api. Ledakan yang diakibatkannya menyebabkan bangunan runtuh dari atas, menjebak petugas pemadam kebakaran dan pekerja di bawahnya.

Karena banyaknya bahan mudah terbakar seperti butiran plastik dan karet di dalam pabrik, api terus membesar. Sabtu pagi sekitar pukul 05.00, api masih sesekali muncul dan asap tebal.

Menurut pencitraan termal, suhu di dalam fasilitas tersebut melebihi 1.000 derajat Celsius. Petugas pemadam kebakaran tidak punya pilihan selain terus menyemprotkan air untuk mendinginkan area tersebut sebelum mencoba mencari orang hilang yang tersisa.

Pada hari Sabtu pukul 8 pagi, dua pekerja, satu laki-laki dan satu perempuan ditemukan tewas di dalam pabrik, sehingga jumlah korban tewas menjadi lima, lapor UDN.

Wakil Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Victor Wang (王必勝) pergi ke rumah sakit untuk mengunjungi korban luka pada Sabtu pagi. Dalam postingannya di Facebook, ia menulis bahwa beberapa korban “terluka sangat parah, dan bisa dibayangkan betapa dahsyatnya dampak bencana tersebut.”

Ia mengatakan, sebagian korban luka adalah pekerja migran dan personel dari agen perantara mereka telah datang untuk memberikan bantuan. Dia mengatakan beberapa petugas pemadam kebakaran sedang dirawat di ruang gawat darurat dan ia mengatakan ia menghormati keberanian mereka.

Sumber : Taiwan News

Loading

You cannot copy content of this page