Wah! Peneliti Taiwan Temukan Obat Alternatif yang Dapat Mencegah Mutasi Virus Corona

Sekelompok peneliti dari Universitas Nasional Chung Hsing (NCHU) Taiwan telah mengusulkan metode alternatif untuk mengembangkan vaksin terbaru yang dapat mengobati wabah virus corona asal Wuhan, China (COVID-19) untuk mencegah virus tersebut bermutasi.

foto : ETtoday

Tim peneliti yang dipimpin oleh Direktur Institut Genomik dan Bioinformatika NCHU, Hou Ming-Hon, telah melakukan penelitian dengan Universitas George Mason, berharap dapat mengungkap misteri di balik kemampuan virus corona untuk bermutasi dan menciptakan variasi virus tersebut dalam waktu yang singkat.

Temuan mereka dipublikasikan oleh Jurnal Mengenai Obat-Obatan dan Bahan Kimia di edisi Maret, menurut laporan media UDNNews.

Para peneliti Taiwan menemukan bahwa interaksi protein-protein (PPI) dari penstabil ortosterik protein N baru yang diidentifikasi sebagai 5-benzyloxygramine dapat melumpuhkan sel-sel virus corona dan juga dapat mengurangi kemampuan penularan virus tersebut.

Mereka mengatakan pendekatan baru ini dapat diterapkan untuk mengembangkan pengobatan alternatif terhadap pasien yang dinyatakan positif terinfeksi wabah COVID-19.

Temuan ini juga akan lebih efektif membatasi mutasi virus corona daripada obat yang sudah diketahui para ilmuwan sebelumnya, seperti remdesivir.

Hou menjelaskan bahwa mutasi pada jenis virus corona berpotensi menghambat upaya penelitian saat ini untuk pengembangan vaksin, itulah sebabnya penyakit ini menjadi pandemi dan masalah pelik bagi negara-negara di seluruh dunia.

Dia mengatakan bahwa hasil penelitian dari tim peneliti di NCHU dapat memberikan wawasan baru tentang cara mendekati virus corona dan mengembangkan penyembuhan yang paling cocok untuk mencegah virus tersebut bermutasi, laporan media ETtoday.

foto : ETtoday

Ketika para ilmuwan di kalangan internasional terus mencari cara untuk mengobati pasien COVID-19, penyakit mematikan ini telah menginfeksi lebih dari 1.981.000 orang dan merenggut 126.681 jiwa di seluruh dunia.

Di Taiwan, hingga Kamis (15/04) sore, dikonfirmasi sebanyak 395 orang telah tertular virus corona dan enam orang telah meninggal dunia.

Sumber : 平傳媒Fairmedia, UDNNews, ETtoday

Loading

You cannot copy content of this page