MOEA Taiwan Sediakan NT$ 50 Juta untuk Pengembangan Ventilator bagi Pasien yang Kritis

Pemerintah Taiwan akan menginvestasikan dana sebesar NT$ 50 juta untuk mengembangkan prototipe ventilator untuk pasien dalam kondisi kritis akibat terserang wabah corona, kata Menteri Urusan Ekonomi (MOEA) Taiwan, Shen Jong-chin dalam konferensi pers pada hari Rabu (29/04).

foto : EpochTimes

Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan berencana untuk menambahkan dana tersebut ke dalam anggaran bantuan khusus untuk membantu sektor industri dan orang-orang yang mata pencahariannya telah terkena dampak pandemi virus corona untuk pengembangan perangkat ventilator yang berfungsi untuk membantu sistem pernapasan pasien.

Produsen ventilator domestik di Taiwan telah menyatakan minatnya dalam proyek ini dengan tujuan membuat sebanyak 100 prototipe pertama, kata Shen.

Dengan penyebaran global pandemi COVID-19, permintaan untuk ventilasi mekanis pada orang yang sakit kritis terbilang cukup tinggi, membuat produksi dalam negeri untuk perangkat seperti itu menjadi kebutuhan mendesak karena sebagian besar produsen ventilator saat ini hanya berada di Eropa dan Amerika Serikat, menurut Shen.

foto : CNANews

Produsen ventilator di Taiwan terutama memproduksi ventilator tekanan positif untuk orang dengan sindrom apnea obstruktif atau susah tidur, sedangkan ventilator untuk pasien yang sakit kritis saat ini masih diimpor dari luar negeri.

Beberapa perwakilan di industri manufaktur medis telah menyatakan harapannya bahwa Taiwan dapat membentuk tim nasional untuk memproduksi ventilator untuk perawatan pasien yang sakit kritis.

Anggaran tambahan ini diharapkan dapat membantu untuk membentuk tim nasional dan membuat pabrikan dalam negeri dapat memproduksi ventilator lebih cepat, menurut Shen.

Sumber : 民視新聞網 Formosa TV News network, TVBS, Hinet Times, Epoch Times, CNANews, Youth Daily News

Loading

You cannot copy content of this page