Viral! Unta-Unta Kebingungan Saat Salju Melanda Arab Saudi!

Penduduk di wilayah Tabuk dan beberapa daerah pegunungan yang berdekatan, termasuk Jabal al-Lawz di Arab Saudi, menikmati keajaiban musim dingin pada Kamis (18/2/2021) kemarin. Destinasi liburan populer di kawasan Semenanjung Arabia itu kini sedang tertutup salju.

Dalam sebuah video yang dibagikan secara daring, tampak sejumlah unta sedang duduk di jalan yang tertutup salju pada Kamis dini hari waktu setempat. Hewan-hewan itu pun tampak begitu tenang, meski punuk dan punggung mereka tertutupi butiran-butiran es yang turun dari langit.

Penduduk setempat dan turis yang datang dari berbagai wilayah berbondong-bondong menikmati fenomena musim dingin tahunan itu. Beberapa pengunjung bahkan ada yang sengaja datang jauh-jauh dari Uni Emirat Arab (UEA) ke Tabuk.

Pihak berwenang di Arab Saudi pada Rabu (17/2/2021) mengeluarkan peringatan cuaca beberapa wilayah di negara itu untuk akhir pekan ini. Mereka mencatat bahwa badai petir, hujan dingin, dan angin kencang diperkirakan terjadi di Ibu Kota Riyadh, Makkah, Madinah, Provinsi Timur, Qassim, Tabuk, Salam, Provinsi Perbatasan Utara, Asir, al-Baha, Jazan, Najran dan Jawf.

Khaleej Times melansir, musim dingin di Arab Saudi dikenal dengan sebutan kashta atau musim berkemah. Kawasan Tabuk terkenal dengan hujan saljunya. Tak hanya itu, kawasan pegunungan berbatu granit menjadikannya tujuan wisata yang sempurna saat musim dingin, terutama bagi penduduk yang belum pernah mengalami salju sebelumnya.

Terakhir kali, Arab Saudi mengalami hujan salju pada 2018, di mana penduduk setempat dan turis bersenang-senang dengan kereta luncur dan bola salju. Namun, hujan salju yang mulai turun di Tabuk tahun ini diperkirakan dapat bersamaan dengan munculnya badai.

Selain di wilayah Arab Saudi, padang pasir terbesar di dunia, Gurun Sahara, juga mulai diselimuti salju dengan suhu di bawah titik beku hingga minus 2 derajat Celsius pada Januari. Salju juga turun di dekat kota gurun Ain Sefra, di Aljazair.

Sumber : New York Post, TRT World Now, Newsweek

 32 

You cannot copy content of this page