Langgar Aturan Karantina COVID-19, Nelayan di Kaohsiung Didenda NT$ 1 Juta!

Seorang pria yang bekerja di kapal penangkap ikan di Kaohsiung dilaporkan didenda hingga NT$ 1 juta karena melanggar aturan karantina setelah kembali dari bekerja di atas kapal penangkap ikan laut dalam, menurut Departemen Kesehatan kota Kaohsiung.

黃姓船員違反居家檢疫,至舞廳遭重罰100萬元。(記者黃良傑翻攝)
foto : LTNNews

Nelayan itu, yang bermarga Huang ditemukan oleh polisi di sebuah klub dansa setempat pada Jumat (17/07) pagi ketika ia seharusnya berada di rumah untuk menjalani karantina COVID-19 sampai tanggal 21 Juli 2020, masa dimana karantina COVID-19 wajib selama 14 harinya berakhir.

Saat ditangkap nelayan tersebut tidak membawa HP, yang diduga oleh pihak berwenang sengaja tak dibawa agar aparat keamanan tak bisa melacak keberadaannya.

Ho Hui-pin, kepala seksi Divisi Pencegahan Penyakit departemen kesehatan kota Kaohsiung mengatakan bahwa bagi siapa saja yang melanggar peraturan karantina COVID-19 akan dikenakan denda yang berkisar antara NT$ 100.000 hingga NT$ 1 juta.

Peraturan-peraturan tersebut didasarkan pada ketentuan dalam “Tindakan Khusus untuk Tindakan Pencegahan, Bantuan dan Revitalisasi untuk Penyakit Menular yang Berbahaya” dan “Undang-Undang Pengendalian Penyakit Menular,” yang diberlakukan oleh aparat berwenang Taiwan, kata Ho.

CNA file photo
foto : CNANews

Otoritas Taiwan saat ini mengharuskan bagi siapa saja yang kembali ke Taiwan dari luar negeri untuk menjalani karantina COVID-19 selama 14 hari. Orang-orang yang sedang dikarantina dilarang meninggalkan tempat tinggalnya selama 14 hari demi pencegahan penyebaran wabah penyakit corona.

Sumber : 自由時報電子報, Liberty Times, CNANews

Loading

You cannot copy content of this page