Tragis! Seorang Lansia di Taichung Tewas Tertabrak Kereta Api

Seorang pria lanjut usia (lansia) yang berusia 80-an tahun dilaporkan tewas ditabrak kereta api saat masuk tanpa izin di sebuah persimpangan rel kereta api di Taichung pada Senin (27/07/2020) pagi.

An accident occurred on the Shalu section of the Taiwan Railway's sea line on the morning of the 27th. An approximately 80-year-old man broke into the track and was hit by a shuttle bus. The fire department arrived at the scene and rushed the man to hospital. He was still seriously injured. About 150 passengers were driven by Shalu. The station sent a guide to the station and changed to other means of transportation; the accident affected 950 people in 3 trains.  (Provided by Taiwan Railways) Central News Agency reporter Su Muchun faxed July 27, 109
foto : CNANews

Korban dilaporkan meninggal dunia karena cedera parah yang dialaminya setelah dia dilarikan ke rumah sakit terdekat, kata pejabat Administrasi Perkeretaapian Taiwan (TRA).

Kecelakaan itu terjadi pada pukul 8:11 pagi ketika sebuah kereta lokal arah Hsinchu-Changhua menabrak kakek itu di persimpangan antara Qingshui dan stasiun Shalu di Taichung.

Akibat laju kereta yang cukup kencang, tubuh pria itu terdorong ke sisi rel sebelum pengemudi menginjak rem dan menghentikan kereta, kata pihak TRA.

Sekitar 150 penumpang di kereta tersebut kemudian terpaksa turun di Stasiun Shalu, yang merupakan stasiun kereta api terdekat dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan transportasi lain, kata TRA.

Menurut Biro Pemadam Kebakaran Kota Taichung, sebanyak 12 petugas pemadam kebakaran, 3 kendaraan pemadam kebakaran dan 1 ambulans dikirim ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 1 kilometer di bagian utara Stasiun Shalu.

Pria yang tertabrak kereta itu mengalami serangan jantung ketika tim regu penyelamat tiba dan ia segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Kuang Tien di Shalu, Taichung.

Pasien tidak memiliki detak jantung dan tidak bernapas ketika ia tiba di rumah sakit. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah upaya untuk menyadarkannya gagal dilakukan oleh tim medis.

foto : AppleDaily

Pihak TRA mengatakan bagian rel kereta api yang terkena dampak kecelakaan ini baru dibuka kembali pada pukul 09:05 pagi setelah polisi mengambil alih kasus ini. Sebanyak 950 penumpang di tiga layanan kereta lainnya juga ikut terdampak atas penutupan sementara akses kereta di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih menggelar penyelidikan untuk menentukan mengapa pria tua itu berada di persimpangan rel kereta api ketika ia seharusnya tidak berada di sana, karena lokasi tersebut rentan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, kata pemerintah setempat.

Sumber : TVBS NEWS, Apple Daily, UDNNews, CNANews

Loading

You cannot copy content of this page