Otoritas Taiwan Tetapkan Denda Bagi Pengemudi yang Sembrono di Area Penyebrangan!

Otoritas Taiwan akan mendenda pengemudi dan pengendara skuter jika tidak memberikan hak jalan kepada pejalan kaki di area penyeberangan.

Terhitung mulai Selasa (01/09/2020), bagi siapa saja yang melanggar aturan ini akan didenda maksimal hingga NT$ 3.600.

Aturan ini diberlakukan oleh otoritas Taiwan setelah aksi kecelakaan lalu lintas terjadi saat pria dan wanita yang tengah melintas di area penyebrangan namun kemudian ditabrak truk di kota New Taipei pada awal bulan Agustus lalu.

Untungnya pria itu selamat dari kecelakaan dengan cedera ringan akan tetapi pacarnya kehilangan nyawanya karena cedera di bagian kepala yang cukup parah.

Video pengawas di lokasi kejadian menunjukkan pengemudi truk tidak memperlambat laju kendaraan dan tidak memperhatikan kondisi penyeberangan saat melakukan belokan ke arah kiri, yang mengakibatkan tabrakan fatal.

Sopir itu mengaku belum melihat pasangan itu ketika mereka tengah menyebrang. Namun, laporan investigasi menunjukkan pria itu bergegas untuk berbelok sebelum sinyal lampu lalu lintas berubah warna.

Insiden kecelakaan ini juga mengakibatkan kemarahan dari netizen, baik penduduk lokal maupun orang asing di Taiwan yang menyatakan kekecewaan atas perilaku agresif yang begitu sering dilakukan oleh pengemudi ketika terjadi kecelakaan lalu lintas yang kerap kali menelan nyawa korban.

Seorang profesor hukum terkenal di Taiwan telah mengutip data pemerintah untuk menekankan bahwa angka kematian yang disebabkan oleh kegagalan untuk menghasilkan hak jalan ini telah melebihi jumlah kematian akibat mengemudi dalam keadaan mabuk setiap tahunnya di Taiwan.

Data polisi Taiwan menunjukkan sekitar 60 persen kecelakaan mobil di Taiwan terjadi di bagian persimpangan jalan.

Data statistik pada tahun lalu mencatat sebanyak 458 pejalan kaki tewas dalam insiden kecelakaan lalu lintas. Angka ini meningkat sebesar 12,8 persen dari tahun sebelumnya.

Hsieh Min-hung, sekretaris eksekutif Komisi Keselamatan Lalu Lintas dari Kementerian Perhubungan dan Komunikasi (MOTC) Taiwan mengatakan kepada media bahwa pejalan kaki memiliki hak mutlak di persimpangan ketika terdapat ambiguitas.

Kendaraan harus memperlambat laju kendaraan mereka, wajib berhenti dan mengawasi pejalan kaki ketika keduanya telah diberi sinyal secara bersamaan untuk melanjutkan hak mereka menyebrang jalan.

Berikut adalah video yang menunjukkan cara yang tepat bagi pengemudi untuk berbelok ke kiri di persimpangan:

Nah, bagi pekerja migran yang mengemudikan kendaraan bermotor di Taiwan kini juga harus lebih waspada dalam berkendara dan menaati peraturan lalu lintas yang ada di negeri Formosa ya!

Sumber : 自由時報電子報, UDNNews, Alberta Motor Association

Loading

You cannot copy content of this page