Taiwan Kembali Catat Penurunan Populasi

Taiwan kembali mencatat penurunan populasi pada kuartal pertama 2021. Jumlah kematian pada tiga bulan pertama tahun ini lebih banyak 12.000 orang dibandingkan jumlah kelahiran.

Menurut data statistik terbaru yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri (MOI) Taiwan, selama perempat tahun pertama, angka kematian mencapai 47.626, lebih tinggi dari angka kelahiran 34.917, di antaranya 18.031 adalah bayi laki-laki, 16.886 bayi perempuan.

Angka kelahiran ini berkurang 5.497 atau 13,6% dari periode yang sama tahun lalu, sementara angka kematian hanya meningkat 659 atau 1,4%.

Secara umum, jumlah kelahiran pada triwulan pertama menunjukkan penurunan dari tahun lalu. Untuk bulan Januari, angka kelahiran adalah 9.601, turun hingga di bawah 10.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah; untuk Februari 11.497, dan untuk Maret 13.819.

Berdasarkan statistik MOI Taiwan, negeri Formosa juga mengalami migrasi bersih negatif dalam tiga bulan pertama tahun ini, di mana 2,25 juta orang pindah ke Taiwan, dan 2,48 juta orang pindah ke luar Taiwan, sama-sama mencatat penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Statistik juga menunjukkan, hingga akhir Maret 2021, total populasi Taiwan mencapai 23.525.623 jiwa, turun 0,3% dari tahun sebelumnya. Dalam arti kata, kematian rata-rata per hari adalah 194,2 orang.

Pakar mengaitkan penurunan jumlah kelahiran dengan jumlah pernikahan yang lebih rendah. Pada kuartal pertama, 28.755 pasangan menikah, berkurang 13,25% dari periode yang sama tahun lalu. Jumlah perceraian, sementara itu, turun 6,92% menjadi 11.691.

Sumber : 八大民生新聞, 華視新聞 CH52, 公視新聞網, Rti, UDNNews, CNA News, UDNNews

Loading

You cannot copy content of this page