Disebut Tak Dapat Kuota Haji, Ini Tanggapan Menag RI

Nasib penyelenggaraan haji tahun 2021 hingga saat ini masih belum jelas. Kepastian ini dinanti calon jemaah haji Indonesia, termasuk yang tahun lalu gagal berangkat karena pandemi corona.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan tidak adanya kuota haji bagi jemaah Indonesia tahun ini.

Menanggapi kabar tidak adanya kuota haji 2021 bagi Indonesia, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan belum ada satupun negara pemilik misi haji, yang sudah mendapat kuota jemaah.

Pernyataan Menag ini senada dengan keterangan, Endang Jumali, Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Arab Saudi.

Sejauh ini, pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan membuka serta bagaiman mekanisme haji bagi jamaah dari luar negara, termasuk soal jenis vaksin yang menjadi salah satu syarat pelaksanaan haji.

Meski demikian, pemerintah Indonesia diminta segera memberikan kepastian soal kebijakan pelaksanaan haji tahun ini. Termasuk bila haji tahun ini kembali ditiadakan.

Selama masa pandemi, pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan yang ketat serta membatasi kuota haji. 

Pada tahun 2020 lalu, pemerintah Arab Saudi, seperti di kutip dari Asosiated Press, menggelar ibadah haji terbatas yang hanya diikuti seribu jemaah.

Jumlahnya jauh dibandingkan pada tahun 2019 kemarin yang diikuti sekitar 3 juta Jemaah haji dari luar negeri.

Otoritas Arab Saudi hingga kini mencatat lebih dari 4,4 juta kasus positif covid-19, dengan kasus kematian sebanyak 7.334 kasus.

Sambil menunggu kepastian soal pelaksanaan haji 2021 pertimbangan keselamatan jamaah harus jadi prioritas.

Karena, jangan sampai pelaksanaan ibadah keagamaan bisa jadi pemicu pernyebaran wabah covid-19.

Sumber : KOMPASTV

Loading

You cannot copy content of this page