Pertama Kalinya, Otoritas Negeri Formosa Gelar Pekan Festival Halal Taiwan

Taiwan telah menjadi salah satu negara yang memiliki predikat muslim tourism-friendly mencetak nilai rekor tinggi.

Bahkan pada tahun ini, Taiwan menduduki peringkat kedua di antara negara non-Organisasi untuk Kerjasama Islam (Non-OKI) dalam hal Muslim-Friendly Travel Country dari organisasi Global Muslim Travel Index (GMTI).

Dengan peringkat ini, Taiwan setara dengan Inggris yang juga di tempat kedua, dan hanya tertinggal satu poin dari Singapura.

Melihat potensi tersebut, Taiwan External Trade Development Council (Taitra) menggelar Pekan Festival Halal Taiwan (Halal Taiwan Week) yang diadakan online secara global pada 14-16 September 2021.

“Acara ini bertujuan mempromosikan perusahaan Taiwan sekaligus memperkenalkan bahwa Taiwan sebagai lingkungan yang ramah bagi umat muslim,” kata Presiden & CEO of Taitra, Mrs Leonor Lin dalam keterangan tertulisnya Rabu (15/9/2021).

Pada Festival Halal Taiwan kali ini, konsumen dan pengunjung dapat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, seperti webinar industri halal internasional, pertemuan bisnis secara daring, dan pameran daring berbagai produk halal.

Webinar industri halal internasional mengundang pembicara yaitu Pendiri dan CEO Crescent Rating Fazal Bahardeen; Wakil Presiden World Academy of Islamic Management Faridah Hj Hassan; Ketua Otoritas Sertifikasi Halal Nigeria Ibrahim Oreagba; dan perwakilan dari Camangi Corporation, perusahaan tekstil pertama yang memperoleh sertifikasi halal di Taiwan.

Selama 3 hari penyelenggaran, pengunjung dapat menemukan lebih 60 produk unggulan pemasok produk halal premium dari Taiwan.

“Festival ini diharapkan menarik perhatian lebih dari 400 para pebisnis dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Uni Emirat Arab, Turki dan beberapa negara Afrika,” kata dia.

Selain acara offline, Festival Halal Taiwan kali ini akan berlangsung selama 1 bulan hingga akhir Oktober 2021.

Sumber : 民視英語新聞 Formosa TV English News, 臺灣清真推廣中心 Taiwan Halal Center, Manila Standard

Loading

You cannot copy content of this page