Sempat Dinyatakan Positif Corona, Kasus COVID-19 TKI Taiwan Ini Dihapuskan, Kok Bisa?

Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Taiwan dalam konferensi pers yang digelar pada hari Sabtu (6/11/2021) mengumumkan bahwa mereka telah menghapus kasus corona yang dikonfirmasi dari seorang pengasuh migran yang diidentifikasi berasal dari Indonesia (TKI).

Sebelumnya, pada hari Jumat (5/11/2021), CECC Taiwan mengkonfirmasi 1 kasus lokal infeksi corona. Pasien adalah seorang pengasuh migran yang berasal dari Indonesia berusia 30-an tahun yang tercatat sebagai kasus no. 16.547.

Hasil tes PCR TKI tersebut yang dikeluarkan oleh laboratorium Kunyang diselidiki oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) di Taipei.

Pasca dinyatakan positif corona dan cukup membuat otoritas Taiwan terkejut karena sebelumnya CECC Taiwan terus mengumumkan nol kasus baru dari infeksi COVID-19 domestik di Taiwan, pihaknya pun melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber infeksi tersebut.

TKI itu pun kembali menjalani tes PCR baru dengan hasil yang negatif. sehingga ahli medis di Taiwan mengambil kesimpulan bahwa dari hasil tes PCR sebelumnya dia telah menghasilkan hasil “positif palsu”, laporan CNANews.

CECC Taiwan mengatakan bahwa pekerja migran wanita itu tidak menunjukkan gejala terpapar corona. Sementara tes positif awal mencatat nilai Ct 40, menunjukkan jumlah virus corona yang rendah.

Tes PCR yang dilakukan pada 7 individu yang terdaftar sebagai riwayat kontaknya semuanya menunjukkan hasil yang negatif, sehingga mereka pun diminta untuk segera meninggalkan fasilitas karantina.

Pengasuh migran asal Indonesia tersebut merupakan individu ke-111 di Taiwan sejak awal pandemi corona pertama kali dikonfirmasi sebagai kasus positif COVID-19 dan kemudian dihapus dari daftar resmi kasus yang terkonfirmasi karena dianggap sebagai kasus “positif palsu”.

Sumber : 中天電視, 民視新聞網 Formosa TV News network, CNANews

Loading

You cannot copy content of this page