Jepang Buka Perjalanan Mandiri Bebas Visa Per 11 Oktober

Foto : Warta Berita

Pada saat Taiwan mengumumkan sistem baru untuk perbatasan, Jepang juga mengumumkan perjalanan mandiri bebas visa untuk wisatawan manca negara (wisman) per 11 Oktober. Selain mencabut pembatasan jumlah entri, Jepang juga memberikan subsidi bagi perjalanan domestik untuk mendorong daya beli.

Relaksasi perbatasan Taiwan, Jepang bakal bangkitkan arus pariwisata

Pembukaan pariwisata mandiri Jepang ditambah sistem 0+7 Taiwan yang akan segera dimulai membuat banyak masyarakat mulai merencanakan perjalanan ke luar negeri. Bisnis pariwisata domestik yang ramai diperkirakan akan dilanjutkan ledakan pariwisata ke Jepang.

Agen perjalanan tawarkan diskon perjalanan mandiri ke Jepang

Produk perjalanan mandiri ke Jepang yang ada saat ini menargetkan musim-musim populer seperti menikmati keindahan maple, bermain ski dan malam tahun baru. Harga paket promosi waktu terdekat, 11 Oktober untuk 7 hari wisata mandiri Tokyo dimulai dari NT$ 17.888. Harga paket wisata 13 Oktober untuk 5 hari wisata mandiri Tokyo dimulai dari NT$ 15.888. Tetapi berhubung musim gugur dan dingin hingga April tahun depan adalah masa ramai pariwisata, penurunan harga tiket pesawat menjadi terbatas. Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) juga meminta industri pariwisata untuk memulai persiapan untuk membentuk rombongan ke luar negeri atau mendatangkan turis ke Taiwan mulai 13 Oktober.

Menteri Transportasi dan Komunikasi (MOTC), Wang Kwo-tsai mengatakan, “Relaksasi larangan grup saat ini diutamakan pada 13 Oktober, karena persiapan mendatangkan turis memerlukan sedikit waktu, jadi sekarang sudah mulai dapat bersiap-siap termasuk rombongan wisata yang mau keluar atau masuk ke Taiwan.”

Larangan rombongan wisata dicabut setelah 0+7

Menteri Wang Kwo-tsai mengatakan bahwa perbatasan negara telah dibuka secara global dan industri pariwisata telah menunggu lama. Taiwan telah menyiapkan pedoman untuk masuk dan keluar Taiwan, pelatihan terkait juga telah dilakukan untuk menyambut lebih banyak turis untuk mengunjungi Taiwan.

Sumber : Warta Berita

Loading

You cannot copy content of this page