Lagi! CECC Taiwan Konfirmasi Penambahan 1 Kasus Baru dari Wabah COVID-19

Dalam konferensi pers mengenai update wabah corona di negeri Formosa yang digelar pada siang hari Senin (09/11/2020), Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Taiwan mengumumkan penambahan sebanyak 1 kasus baru dari wabah corona di negeri Formosa.

Lo Yi-chun, yang menjabat sebagai wakil kepala divisi respons medis CECC Taiwan menyebutkan bahwa kasus corona terbaru ini merupakan kasus impor yang berasal dari Ukraina.

Kasus corona ke-578 adalah seorang wanita Ukraina berusia 20-an tahun yang datang ke Taiwan untuk tujuan pekerjaan dan sempat melakukan transit di Turki.

Saat tiba di Taiwan pada tanggal 3 November kemarin, ia tak menunjukkan gejala terpapar wabah corona.

Hasil tes uji COVID-19 yang dilakukan 3 hari sebelum penerbangan juga menunjukkan bahwa wanita tersebut negatif COVID-19.

Namun saat menjalani karantina, ia mulai mengembangkan gangguan kesehatan seperti gangguan pernapasan juga kehilangan indra pengecap dan penciuman.

Pihak CECC Taiwan kemudian mengatur agar wanita tersebut kembali menjalani uji COVID-19 dengan hasil lab yang dirilis pada hari ini, menunjukkan bahwa pasien tersebut positif terinfeksi wabah corona.

Otoritas kesehatan mendeteksi sebanyak 54 orang yang diduga telah melakukan kontak dengan pasien yang kini sedang dipantau kondisi kesehatannya.

Dengan adanya penambahan kasus baru ini, jumlah total kasus corona di Taiwan saat ini mencapai 578 kasus. Sebanyak 486 diantaranya diklasifikasikan sebagai kasus impor.

Sedangkan sebanyak 55 lainnya adalah infeksi lokal dan 36 sisanya merupakan infeksi cluster yang terjadi di armada Angkatan Laut Taiwan serta terdapat 1 kasus corona yang masih belum ditentukan sumber penularannya.

Dari awal wabah COVID-19 merebak di Taiwan hanya tercatat 7 kematian pasien corona hingga saat ini.

CECC Taiwan juga merilis informasi mengenai jumlah pasien corona yang dinyatakan telah sembuh yang jumlahnya saat ini telah mencapai 526 orang.

Sumber : 三立LIVE新聞, TVBS NEWS, Apple Daily

Loading

You cannot copy content of this page