11 Pria Bersenjata Dobrak Masuk Kantor Kedutaan Taiwan, Ada Apa?

Sebanyak 11 orang pria bersenjata tiba-tiba menerobos masuk ke kantor kedutaan Taiwan di  Haiti pada hari Kamis (8/7/2021).

Belasan pria ini diyakini terlibat dalam aksi pembunuhan presiden Haiti namun mereka telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian dan tidak ada korban cedera yang dilaporkan.

Five of the suspects arrested at the Taiwan embassy. (PNH photo)
foto: PNH

Kedutaan Taiwan di Port-au-Prince telah ditutup sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada hari Rabu (7/7/2021).

Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan, Joanne Ou mengatakan kepada Taiwan News pada Kamis (8/7/2021) pagi, tim keamanan kedutaan menemukan sekelompok pria bersenjata telah melanggar batas keamanan fasilitas.

Orang-orang itu berhasil melewati pos satpam dan memasuki halaman kedutaan Taiwan. Setelah menemukan pelanggaran, personel keamanan segera memberi tahu polisi Haiti akan insiden tersebut.

Staf kedutaan menyetujui permintaan dari pemerintah Haiti untuk mengerahkan polisi ke dalam kompleks untuk melakukan pencarian terhadap para tersangka. Polisi melancarkan operasi pada pukul 4 sore dan menangkap 11 tersangka, menurut Ou.

Kantor kedutaan Taiwan di Haiti mengalami beberapa kerusakan kecil selama aksi ini termasuk jendela yang pecah. Namun, Ou menjelaskan bahwa tidak ada anggota staf di kedutaan pada saat insiden itu terjadi.

Polisi Nasional Haiti sejak itu menahan orang-orang itu untuk diinterogasi. Hingga saat ini masih belum diketahui mengapa orang-orang bersenjata itu menargetkan kedutaan Taiwan.

Media Haiti 24 merilis gambar lima tersangka yang ditangkap di kedutaan. Di antaranya adalah James Solages yang merupakan warga Haiti-Amerika berusia 35 tahun, salah satu dari dua warga negara Amerika yang diyakini terlibat dalam aksi pembunuhan itu.

Menurut AyiboPost, pihak berwenang Haiti percaya 28 tentara bayaran mengambil bagian dalam peristiwa pembunuhan itu, termasuk 26 orang Kolombia dan dua orang warga negara Amerika.

Sejauh ini, pihak berwenang telah menangkap 17 tersangka, termasuk 15 orang Kolombia dan dua orang warga Amerika.

Dalam aksi penangkapan tersangka, sebanyak 3 orang pelaku terbunuh dan menyisakan 8 orang yang diduga masih buron hingga saat ini.

File photo of MOFA spokeswoman Joanne Ou.
foto : CNANews

Menanggapi insiden ini, pihak Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan meminta warga masyarakat Taiwan untuk tidak mengunjungi Haiti dalam waktu dekat.

Bagi warga Taiwan yang berada di Haiti diminta untuk lebih waspada serta segera melapor jika membutuhkan bantuan ke Kedutaan Taiwan di Haiti: (+509)3113-4662 atau pengaduan warga Taiwan di MOFA Taiwan di nomor: 0800-085-095.

Sumber : TVBS NEWS

Loading

You cannot copy content of this page