Gempa Dahsyat Renggut Ribuan Korban di Haiti, Taiwan Kirimkan Bantuan

Otoritas Taiwan sumbangakan dana sebesar US$ 500.000 sebagai bentuk sumbangan kemanusiaan kepada pemerintah Haiti, usai gempa dahsyat memporak-porandakan kawasan tersebut pada akhir pekan.

Korban tewas akibat gempa kuat di Haiti melonjak menjadi lebih dari 1.200 jiwa pada hari Minggu (15/8/2021).

Regu penyelamat berjuang mati-matian menggali gedung-gedung yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,2 tersebut.

Di Les Cayes, sebagian besar penduduk menghabiskan malam dengan tidur di luar rumah. Mereka masih khawatir akan gempa susulan.

Jalanan di daerah tersebut dipenuhi dengan suara alat berat bekerja mengangkat puing-puing dari bangunan yang runtuh.

Beberapa orang tampak menarik puing-puing dengan tangan kosong untuk membantu mencari korban yang tertimbun sebagaimana dilansir AFP.

Salah satu korban selamat, Marcel Francois, mengaku sangat bersyukur karena berhasil dikeluarkan dari rumahnya yang runtuh.

“Terima kasih kepada Tuhan dan juga telepon saya, saya hidup,” kata Marcel yang diselamatkan dari rumahnya yang runtuh di Les Cayes.

Setidaknya 1.297 orang tewas akibat gempa bermagnitudo 7,2 yang terjadi pada Sabtu (14/8/2021) tersebut.

Gempa itu mengguncang sekitar 160 kilometer di sebelah barat ibu kota Haiti, Port-au-Prince. Sekitar 13.600 bangunan hancur dan lebih dari 13.700 rusak.

Ratusan orang diperkirakan masih terjebak di bawah puing-puing. Badan perlindungan sipil negara itu mengatakan, lebih dari 5.700 orang terluka akibat gempa.

Kepala USAID Samantha Power mengetwit pada Minggu bahwa agensinya telah mengerahkan 65 personel dari tim SAR.

Mereka dilengkapi dengan peralatan dan persediaan medis khusus untuk bergabung dengan tim tanggap bencana gempa bumi yang sudah ada di Haiti.

Tetangga Haiti, Republik Dominika, mengatakan pihaknya mengirimkan 10.000 porsi makanan dan peralatan medis.

Meksiko juga mengirimkan bantuan. Kuba dan Ekuador mengirimkan tim medis atau tim SAR. Selain itu, Chile, Argentina, Peru, dan Venezuela juga menawarkan bantuan, seperti yang dilakukan PBB.

Dilansir dari Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menyebutkan bahwa otoritas Taiwan juga akan mengirimkan sejumlah regu penyelamat ke Haiti untuk membantu evakuasi korban yang masih terjebak dalam reruntuhan bangunan akibat gempa dahsyat.

Sumber : 中時新聞網, 三立LIVE新聞, AFP

Loading

You cannot copy content of this page