Geger! Petugas Mini Market Babak Belur Karena Minta Pelanggan Tak Potong Antrian

Seorang pria di kota New Taipei dilaporkan terpaksa diamankan oleh pihak kepolisian pada hari Selasa (7/12/2021) karena diduga menyerang seorang pegawai mini market. Pelaku diduga nekat main kasar hanya karena korban menyuruhnya untuk tidak memotong antrian.

Kronologi kejadian menyebutkan bahwa sekitar pukul 12 malam pada hari Selasa (7/12/2021), toko 7-Eleven di gang di seberang Balai Kota New Taipei dipenuhi pelanggan.

馬姓男子今天中午插隊結帳,不滿被超商女店員糾正,徒手毆打對方;警方火速到場上銬逮捕。記者李定宇/攝影
foto : UDNNews

Tiba-tiba, seorang pria berusia 49 tahun bermarga Ma diduga memotong antrian orang lain yang sedang mengantre di kasir, laporan UDNNews.

Seorang pegawai berusia 29 tahun bermarga Chien kemudian mencoba membujuknya untuk kembali ke antrian semula dan menunggu gilirannya.

Namun Ma yang dikabarkan menderita gangguan jiwa, tiba-tiba marah dan mulai memukuli kepala, wajah dan tangan Chien.

Karena ada banyak pelanggan pada saat itu, beberapa mengintervensi perkelahian itu. Salah satu pelanggan menelepon polisi sementara yang lain membantu menyelamatkan Chien dan mencoba untuk menenangkan Ma.

Departemen Kepolisian dari daerah Haishan, Kota New Taipei kemudian menerima laporan tentang perkelahian di sebuah toko mini market di jalan Zhongshan 1 dan mengirim hampir selusin petugas keamanan ke lokasi kejadian.

Saat tiba di lokasi kejadian, polisi menjepit Ma ke tanah, memborgolnya, dan menahannya. Paramedis yang tiba di tempat kejadian menemukan bahwa cedera Chien tidak serius, tetapi mereka tetap membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

Aparat kepolisian juga akan menindaklanjuti untuk mengatur agar Chien mengajukan laporan tuntutan hukum atas aksi penganiayaan yang dilakukan Ma.

Ma dilaporkan sangat tidak stabil setelah ditangkap. Saat diinterogasi oleh polisi, dia mengomel dan memaki petugas.

Polisi telah membantu menugaskannya seorang pengacara saat mereka melaksanakan penyelidikan atas dugaan penyerangan tersebut.

Kasus penyerangan dan penganiayaan petugas mini market ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya warga Taiwan juga dikejutkan dengan serangkaian aksi penganiayaan hingga menyebabkan pekerja mini market tewas akibat ulah pelanggan yang melanggar prokes COVID-19.

Ma (center) being escorted by police. 
foto : CNA

Sehingga semakin banyak petugas kepolisian yang kini dikerahkan untuk berjaga-jaga di sejumlah mini market agar insiden serupa tidak terulang lagi.

Namun malangnya dalam kasus ini, tidak ada petugas polisi yang berjaga di mini market tersebut saat insiden malang ini terjadi, laporan UDNNews.

Sumber : udn video, UDNNews

Loading

You cannot copy content of this page