CECC: 8 Kasus Infeksi Cluster Varian Delta COVID-19 Dikonfirmasi di Hotel Karantina Taoyuan

Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Taiwan pada hari Kamis (16/12/2021) mengkonfirmasi sebanyak 8 kasus COVID-19 yang berkaitan dengan kasus infeksi cluster corona yang dikonfirmasi di hotel pencegahan epidemi di wilayah Taiwan bagian utara.

Dari hasil tes laboratorium menunjukkan bahwa 4 orang diantaranya dites positif untuk varian Delta.

Selama konferensi pers pada hari Kamis, kepala Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan, Chen Shih-chung mengumumkan bahwa diagnosis kasus virus corona lokal yang dinyatakan sebagai kasus no. 16.851 tersebut adalah seorang pria Taiwan yang telah divaksinasi dengan dua dosis vaksin Sinovac dan kembali dari China pada tanggal 20 November lalu.

Kasus ini telah memicu penyelidikan epidemiologi yang mengarah pada penemuan bahwa tujuh kasus lain yang tinggal di hotel yang sama di hotel karantina di Taoyuan.

Sejauh ini telah ditemukan 6 kasus infeksi cluster di lantai enam, sedangkan 2 kasus lainnya ditemukan di lantai 5 dan 8 hotel tersebut.

Di lantai delapan adalah kasus no. 16.862, seorang pria Taiwan berusia 50-an tahun yang kembali dari Indonesia pada tanggal 1 Desember lalu dan didiagnosis dengan COVID-19 pada tanggal 14 Desember 2021.

Di lantai lima adalah kasus no. 16.872, seorang wanita Tionghoa berusia 20-an tahun yang tiba dari Kamboja pada tanggal 21 November dan didiagnosis positif corona pada tanggal 16 Desember.

Ada enam kasus yang dikonfirmasi di lantai enam, semuanya tiba di Taiwan antara tanggal 20 November dan 3 Desember 2021, yakni kasus no 16.851, 16.841, 16.821 tiba dari China, sementara kasus no. 16.856 tiba dari Hong Kong, kasus no 16.865 tiba dari Australia dan kasus no. 16.768 tiba dari Vietnam.

Chen mengatakan bahwa urutan gen S dari keempat kasus di cluster sejauh ini cocok, termasuk kasus no 16.851, 16.768, 16.841, dan 16.856. Keempatnya tinggal di lantai enam.

Dari empat infeksi ini, Chen mengatakan bahwa kasus no. 16.768 terinfeksi paling awal. CECC Taiwan menduga bahwa kasus no. 16.768 membawa virus dari Vietnam dan menularkannya ke kasus no. 16.852, 16.841, dan 16.856 saat mereka berada di karantina di hotel di Taoyuan dan untuk alasan itu mereka mungkin akan diklasifikasi ulang sebagai kasus lokal, kata Chen.

Philip Lo, wakil kepala divisi respons medis CECC Taiwan mengatakan bahwa CECC Taiwan telah mengkonfirmasi keempatnya telah terinfeksi varian Delta dari COVID-19, tetapi bukan Delta Plus.

Chen mengatakan bahwa karena CECC Taiwan menganggap wabah ini sebagai sebuah cluster, hotel karantina di Taoyuan telah ditutup dan semua penghuni telah dievakuasi ke hotel karantina lainnya.

Dua kasus lagi di lantai enam, yakni kasus no.16.821 dan 16.865, masih menunggu hasil sekuensing genetik dari laboratorium.

Walikota Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan menunjukkan 37 karyawan hotel dan 321 pelancong yang telah check-in di hotel tersebut sejak 22 November telah terdaftar sebagai kontak kasus infeksi cluster ini.

Semua 37 pekerja dinyatakan negatif, sementara tiga pelancong dinyatakan positif corona usai melakukan tes PCR, 292 dinyatakan negatif, dan 26 lainnya masih menunggu hasilnya.

Chen mengatakan bahwa karena pasien kasus no. 16.851 telah keluar dari karantina dan sempat berinteraksi dengan warga masyarakat selama beberapa hari, 16 kontak telah terdaftar dalam kasusnya.

Akan tetapi sebanyak 16 individu tersebut menunjukkan hasil negatif corona usai menjalani pengujian COVID-19.

Sumber : TVBS NEWS, CNANews

Loading

You cannot copy content of this page