Geger! Pekerja Migran Ilegal Ditemukan di Truk Penyebab Kecelakaan Kereta, Siapakah Dia?

Seorang pekerja migran yang diidentifikasi berasal dari Vietnam yang dilaporkan menghilang tanpa jejak selama lima tahun akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak berwenang Taiwan pada hari Rabu (7/4/2021).

Penangkapan pekerja migran tersebut dilakukan setelah rekaman kamera pengintai mengungkapkan bahwa dia berada di dalam truk alat berat yang menyebabkan tergelincirnya kereta api Hualien yang mematikan pada minggu lalu.

Kronologi kecelakaan tragis itu menunjukkan bahwa sebuah truk derek yang dikemudikan oleh kontraktor Lee Yi-hsiang diidentifikasi sebagai penghalang yang ditabrak oleh kereta ekspress Taroko no. 408 sebelum tergelincir saat meluncur ke terowongan di Hualien hingga menewaskan 50 orang dan melukai sebanyak 211 orang penumpang pada tanggal 2 April 2021.

Menurut penyelidikan awal, truk Lee tersangkut di semak-semak pagi itu karena sedang menuruni tanjakan. Mesinnya kemudian mati dan kendaraan alat berat itu tergelincir hingga berhenti di rel yang berjarak 20 meter di bawahnya, hanya kurang dari 2 menit sebelum kereta api ekspress Taroko melewati terowongan tersebut.

Saat jaksa menyelidiki rekaman CCTV di lokasi kecelakaan itu, mereka menemukan rekaman kamera pengintai yang menunjukkan truk Lee di persimpangan penuh dengan ban bekas saat menuju ke lokasi konstruksi.

Lee terlihat duduk di belakang kemudi, sementara seorang pekerja migran asal Vietnam kaburan duduk di kursi penumpang.

Pria Vietnam itu diberi nama Cina Hua Hsin-hao oleh calo tenaga kerjanya dan dipanggil Ah-Hao, laporan media UDNNews.

Menurut penyelidikan polisi, pria berusia 26 tahun itu telah melarikan diri dari majikannya sekitar lima tahun lalu. Polisi mencurigai bahwa Lee telah mempekerjakan Hua secara ilegal.

Sekitar jam 4 sore pada hari Rabu, polisi menemukan lokasi Hua dan menahannya. Pada pukul 21.37 malam itu, dia dipindahkan ke Kantor Kejaksaan distrik Hualien untuk diinterogasi lebih lanjut dan telah terdaftar sebagai salah satu terdakwa dalam penyelidikan atas kecelakaan kereta di Hualien, laporan media CNANews.

Chou Fang-I, kepala jaksa untuk Kantor Kejaksaan distrik Hualien, menyatakan pada Kamis (8/4/2021) pagi setelah menanyai Hua selama sekitar lima jam, jaksa memutuskan bahwa pria itu berisiko melarikan diri dari Taiwan dan dapat mencoba berkolusi dengan terdakwa lain untuk menghancurkan bukti.

Oleh karena itu, Kantor Kejaksaan distrik Hualien akhirnya mengajukan permohonan agar Hua ditahan tanpa komunikasi oleh pihak berwenang.

Sumber : 三立LIVE新聞, UDNNews, CNANews

Loading

You cannot copy content of this page