CECC Konfirmasi 6 Kasus Baru Wabah Corona di Taiwan, 3 Diantaranya TKI!

Dalam konferensi pers mingguan mengenai update wabah corona di negeri Formosa yang digelar pada siang hari Rabu (02/12/2020), Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Taiwan mengumumkan penambahan sebanyak 6 kasus baru dari wabah corona di negeri Formosa.

Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Taiwan sekaligus ketua CECC Taiwan, Chen Shi-zhong menyebutkan bahwa penambahan kasus corona terbaru ini merupakan kasus impor yang berasal dari Indonesia (3 kasus), Amerika Serikat (2 kasus) dan Perancis (1 kasus).

Chen mengatakan bahwa kasus corona ke-680 hingga 682 adalah TKW dari Indonesia yang berusia 20 hingga 40-an tahun yang datang ke Taiwan untuk bekerja.

Saat tiba di Taiwan pada tanggal 14 November mereka tidak menunjukkan gejala terpapar wabah corona.

Usai menjalani masa karantina mereka usai pada tanggal 29 November lalu mereka dikirim ke asrama pekerja untuk memulai pemantauan manajemen kesehatan diri dan kembali diuji COVID-19 dengan hasil lab yang menunjukkan bahwa ketiga TKI tersebut positif corona.

CECC Taiwan juga merilis informasi bahwa terdapat sebanyak 14 orang yang diduga telah melakukan kontak dengan ketiga TKI yang kini tengah dipantau kesehatannya.

Sedangkan kasus corona ke-683 adalah seorang pria Taiwan berusia 30-an tahun yang sudah lama bekerja di AS.

Saat tiba di Taiwan pada tanggal 22 November, ia tidak menyertakan surat keterangan negatif COVID-19.

Saat dibawa ke hotel karantina sore harinya ia mulai mengalami gangguan kesehatan seperti kehilangan indra penciuman dan pengecap.

Karena kondisi kesehatannya tak juga membaik, pada tanggal 26 November otoritas kesehatan Taiwan kembali melakukan uji COVID-19 dengan hasil lab yang menunjukkan bahwa pria tersebut positif corona.

CECC Taiwan menyebutkan terdapat sebanyak 15 orang yang diduga telah melakukan kontak dengan pasien yang kini tengah dipantau kesehatannya.

Sementara kasus corona ke-684 adalah seorang pria asing berkebangsaan Siprus, kawasan Mediterania timur yang berusia 40-an tahun.

Ia datang dari Amerika Serikat dengan tujuan pekerjaan ke Taiwan dan tiba di bandara Taiwan pada tanggal 29 November.

Meski ia memiliki surat keterangan negatif corona, saat tiba di bandara Taiwan suhu tubuhnya mencapai 38,6 derajat Celcius.

Ia pun segera dibawa ke pusat karantina COVID-19 oleh staf bandara. Karena kondisi demamnya pun tak juga mereda dan ia mengalami gejala tak nafsu makan ia kembali diuji COVID-19 dengan hasil positif corona.

CECC Taiwan menyebutkan terdapat 6 orang yang diduga melakukan kontak dengan pasien yang kini tengah dipantau kesehatannya oleh otoritas kesehatan.

Kasus corona ke-685 adalah seorang pria Perancis berusia 50-an tahun yang berkunjung untuk urusan bisnis ke Taiwan pada tanggal 20 Oktober. Ia sempat transit ke Turki sebelum melanjutkan penerbangan ke Taiwan.

Saat masa karantina wajib selesai ia mulai mengalami sakit tenggorokan pada tanggal 27 November dan pada tanggal 30 November kembali diuji COVID-19 dengan hasil yang positif.

Total sebanyak 3 orang diduga telah melakukan kontak dengan pasien yang kini tengah dipantau kesehatannya oleh CECC Taiwan.

Dengan adanya penambahan kasus baru ini, jumlah total kasus corona di Taiwan saat ini mencapai 685 kasus. Sebanyak 593 diantaranya diklasifikasikan sebagai kasus impor.

Sedangkan sebanyak 55 lainnya adalah infeksi lokal dan 36 sisanya merupakan infeksi cluster yang terjadi di armada Angkatan Laut Taiwan serta terdapat 1 kasus corona yang masih belum ditentukan sumber penularannya.

Dari awal wabah COVID-19 merebak di Taiwan hanya tercatat 7 kematian pasien corona hingga saat ini.

CECC Taiwan juga merilis informasi mengenai jumlah pasien corona yang dinyatakan telah sembuh yang jumlahnya saat ini telah mencapai 570 orang.

Sumber : 三立LIVE新聞, 蘋果新聞網, TVBS NEWS, Apple Daily

Loading

You cannot copy content of this page