Terulang Lagi, Seorang TKI Disiksa Majikan di Malaysia, BP2MI Geram!

Nasib malang kembali dialami oleh seorang pekerja migran Indonesia (PMI)–sebelumnya disebut TKI–di Malaysia. PMI yang sering dijuluki sebagai pahlawan devisa itu disiksa dan dibiarkan telantar di teras oleh majikannya.

Seperti dijelaskan dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kamis (26/11/2020), PMI itu bernama Mei Herianti (26 tahun).

Kepala BP2MI Benny Ramdhani (Dok. Istimewa)
foto : Detik

Mei bukan pekerja migran ilegal. Mei diketahui telah bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) dengan nomor Paspor AU666196. Perempuan asal Cirebon itu diberangkatkan secara prosedural melalui proses di UPT BP3MI Jakarta dan memiliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN).

Pada November 2020, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) melakukan operasi penggerebekan sebuah rumah beralamat di Nomor 23 Jalan J Taman Batu 52000 Kuala Lumpur, tempat Mei bekerja.

Operasi bermula dari laporan Tenaganita Petaling yang berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur setelah Tenaganita menerima aduan masyarakat sekitar yang melihat korban dibiarkan tidur di teras oleh majikan dalam kondisi mengenaskan. Saat ini Mei masih dirawat di Rumah Sakit Kuala Lumpur karena kondisinya yang cukup memprihatinkan.

Mei diduga disiksa oleh majikannya secara keji. Siksaan kejam itu diterima Mei selama 13 bulan.

Kecaman pun dilontarkan oleh Kepala BP2MI Benny Ramdhani. Benny meminta agar KBRI kita di Malaysia menggunakan kekuasaan diplomatiknya untuk melakukan pendampingan dan upaya hukum agar korban mendapatkan keadilan.

Pekerja Indonesia Kembali Disiksa di Malaysia, Kemenlu Layangkan Kecaman
foto : medcom

Selain itu, dia meminta Menaker meninjau ulang MoU dengan Malaysia yang sudah berakhir 2016.

“Adanya kasus yang baru-baru ini terjadi yaitu penyiksaan kepada seorang PMI di Malaysia oleh sepasang majikan yang mendera secara keji PMI hingga seluruh badan, telah membuktikan bahwa ini adalah pelanggaran berat,” ujar Benny dalam silaturahmi Nasional bersama Perusahan Penempatan Pekerja Migran (P3MI) di Depok, Kamis (26/11).

Dia meminta kasus-kasus serupa yang menimpa para PMI tak terulang kembali.

“Ini mengandung makna yang sangat dalam, saya selalu katakan PMI adalah pejuang, mereka adalah pahlawan devisa dan pahlawan bagi keluarganya. Perlakuan keji ini sudah melukai perasaan kita sebagai sebuah bangsa dan merupakan penghinaan bagi negara kita,” tegasnya.

Mei Herianti Disiksa Keji, Kepala BP2MI: Ini Kejahatan sekaligus Penghinaan  kepada Negara kita - SinarHarapan.ID
foto : Sinarharapan

BP2MI akan meminta Menteri BUMN mengalokasikan pekerja PMI yang ada di Malaysia untuk bekerja di PTPN, untuk sektor perkebunan yang selama ini mendominasi Malaysia.

Selain itu, BP2MI meminta pekerja di sektor konstruksi bisa dimaksimalkan bekerja di perusahaan BUMN sektor konstruksi seperti Wika, PP, Adhikarya, hingga Hutama Karya.

Sumber : Detik

Loading

You cannot copy content of this page