Hujan Tak Kunjung Reda, Banjir Meluas di Australia

Badan cuaca nasional Australia mengumumkan peringatan cuaca buruk di setiap negara bagian. “Situasi hujan dan banjir tetap dinamis dan sangat kompleks,” kata Perdana Menteri Scott Morrison kepada wartawan (23/03).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi ribuan warga terdampak saat ini dilaporkan telah dievakuasi oleh pihak berwenang. Sekitar 18 ribu orang telah dievakuasi dan diharapkan 15 ribu orang lainnya juga dapat segera diselamatkan.

“Kondisi cuaca memburuk dan kemungkinan besar semakin memburuk pada siang hari sehingga banyak wilayah akan mengalami peningkatan curah hujan yang tinggi,” kata Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian.

Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial mengungkap sisi lain banjir yang melanda Australia, diantaranya adalah:

Petugas State Emergency Service mengevakuasi sebuah keluarga setelah kapal Marine Rescue menyelamatkan mereka dari arus banjir yang kuat di pinggiran Sackville North, Sydney. Hujan terus mengguyur NSW ketika proses evakuasi sedang berlangsung. Sang anak tampak sangat kedinginan.

Setelah dievakuasi, mereka sekeluarga mendapat perawatan medis dan ditempatkan di tempat yang aman.

Pemilik restoran yang berada tepi Sungai Hawkesbury, 62 km utara Sydney, mengatakan kepada Australian Broadcasting Corp bahwa dia menyelamatkan bayi tetangga yang membutuhkan perawatan medis dengan perahu.

“Adikku menelepon dan berkata ‘tolong ke sini, kita harus mengeluarkan bayi ini.’ Kami membawanya ke seberang sungai dan ke mobil,” kata pemilik restoran Darren Osmotherly.

Di wilayah lainnya, seorang dokter gigi diangkut menggunakan perahu dari pinggiran kota Windsor ke Richmond Utara sehingga dia dapat merawat pasien yang tidak dapat dijangkau mobil karena banjir yang belum surut.

Pihak berwenang menyelamatkan 20 anjing dari banjir yang merendam wilayah di pinggir barat laut Sydney pada hari Senin (22/03). Puluhan anjing tersebut menggonggong, meminta pertolongan ketika tim penyelamat datang.

Anjing-anjing jenis campuran Belgian Malinois dan German Shepherd itu ditempatkan di kandang yang lebih kecil, melintasi banjir dengan perahu, untuk selanjutnya dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

“Selama semua hewan dan staf kami baik-baik saja, hanya itu yang kami pedulikan, hal lainnya masih bisa diganti,” kata Sharon, peternak dan pelatih yang mengurus anjing-anjing tersebut, yang tinggal di Londonderry, sekitar 50 km barat laut pusat kota Sydney.

Sumber : 9 News Australia, BBC News, AFP, Reuters

Loading

You cannot copy content of this page