Salju Tebal Selimuti Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Salju tebal menyelimuti Tokyo, ibu kota Jepang pada hari Kamis (6/1/2022) dan menyebabkan pembatalan lebih dari 100 penerbangan domestik. Badan cuaca Jepang mengeluarkan peringatan salju tebal pertama di kota itu dalam empat tahun.

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/1/2022), Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan bahwa kepingan salju tebal bisa turun selama periode 12 jam.

JMA mengeluarkan peringatan salju tebal untuk wilayah Tokyo untuk pertama kalinya sejak 2018, dan mengingatkan adanya potensi gangguan lalu lintas.

Salju tebal yang langka ini menyebabkan pembatalan 66 keberangkatan dan 53 penerbangan domestik yang tiba di bandara utama ibu kota Jepang, Haneda, kata seorang pejabat bandara kepada AFP. Ditambahkannya, tidak ada penerbangan internasional yang dibatalkan.

Beberapa kereta komuter di Tokyo juga tertunda karena salju tebal, kata operator kereta JR East di situsnya.

Di Twitter, badan cuaca memperingatkan penduduk bahwa “kewaspadaan terhadap salju lebat diperlukan” di pusat kota Tokyo.

“Peringatan salju lebat sedang dikeluarkan … Daerah yang terkena dampak mungkin diperluas. Silakan periksa informasi cuaca dan lalu lintas terbaru!” demikian disampaikan badan cuaca Jepang.

Di Kuil Sensoji di pusat Tokyo, yang merupakan tujuan wisata populer, beberapa pengunjung mengenakan kimono tradisional dan sandal kayu “geta”, berjalan melewati tiang merah dan lonceng emas saat kepingan salju turun.

“Agak tidak biasa salju turun sebanyak ini di Tokyo pada bulan Januari,” kata pekerja di Tokyo, Keiichi Masuda (37 tahun).

Tetapi sejumlah orang di daerah itu meluangkan waktu untuk menikmati hujan salju yang tidak biasa, termasuk warga Tokyo, Shigeko Nagahama (73 tahun).

“Pemandangan yang indah. Salju memberikan aura yang aneh, kurasa,” katanya.

Sumber : Extreme Weather , KyodoNews, AFP

Loading

You cannot copy content of this page