Hujan Lebat Mengguyur, Ribuan Warga Australia Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir

Ribuan warga Australia mengungsi karena banjir pada Rabu (30/3). Banjir ini terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur sejumlah kota di New South Wales sejak Selasa (29/3).

Menteri Layanan Darurat New South Wales (NSW), Stephanie Cooke, mengatakan bahwa banjir terjadi karena hujan yang mengguyur wilayah itu memang sangat lebat.

Beberapa pejabat lokal bahkan melaporkan bahwa di sejumlah wilayah, intensitas curah hujan dalam rata-rata sebulan terjadi dalam satu malam.

“Sayangnya semalam, ketakutan terbesar kami terjadi, dengan curah hujan yang berat dan signifikan melanda wilayah lembap,” kata Cooke, seperti dikutip Reuters.

Salah satu daerah yang terdampak adalah Teluk Byron. Teluk ini merupakan area destinasi wisata populer yang berjarak 750 km dari Sydney.

Dalam beberapa video, terlihat sejumlah toko tergenang air. Satu keluarga juga tampak mengarungi air setinggi lutut. Sang ibu menggendong anaknya dan anggota keluarga lain membawa koper berisi barang-barang.

“Oh, ini menghancurkan,” kata pemilik salah satu toko di Teluk Byron, Annick Nuylle.

“Saya mencurahkan kerja keras dan cinta [untuk toko saya] selama bertahun-tahun, jadi tak peduli ada asuransi atau tidak, ini adalah mata pencaharian dan kehidupan saya selama 17 tahun. Sangat menyedihkan.”

Dean Prosser, salah satu warga di Teluk Byron, juga mengaku tak pernah melihat hujan sebanyak itu selama lebih dari 50 tahun ia tinggal di sana.

“Kami menghadapi air jatuh yang terlalu banyak dari langit,” kata Prosser kepada ABC News.

Sementara itu, pemerintah mengeluarkan 14 perintah evakuasi dan delapan peringatan di NSW akibat banjir ini.

Di kota Lismore, NSW, tingkat air di sungai Wilsons di kota tersebut mencapai 10,65 meter. Wilayah berpopulasi 30 ribu orang itu harus berhadapan dengan curah hujan sebesar 40 mm dalam 24 jam.

“Semuanya hancur di Lismore saat ini untuk kedua kalinya dalam sebulan,” kata Wali Kota Lismore, Steve Krieg.

Cuplikan video di media sosial memperlihatkan beberapa kendaraan hanyut di jalanan Lismore. Kepolisian juga masih mencari seorang perempuan yang dikabarkan hilang di dekat Lismore sejak Selasa (29/3).

Australia memang sedang terus dilanda banjir belakangan ini. Awal Maret lalu, Australia juga sempat tergenang banjir yang menyebabkan 103 warga negara Indonesia (WNI) terkena dampak.

Sumber : 7NEWS Australia, Reuters

Loading

You cannot copy content of this page